Meskipun sempat landai dalam beberapa waktu terakhir, harga kartu grafis (VGA/GPU) dipastikan sulit buat turun di pasaran dalam waktu dekat. Rumor industri terbaru menyebutkan bahwa Nvidia telah menaikkan harga paket GPU dan VRAM yang dijual ke para produsen papan (AIB partners seperti ASUS, MSI, Gigabyte, dll).
Langkah ini diambil akibat melonjaknya biaya produksi modul memori GDDR6 dan GDDR7. Dampaknya? Harga eceran GeForce diprediksi bakal makin melambung tinggi.
Beberapa pihak retail/toko komputer mengungkapkan bahwa modal untuk memboyong unit GPU GeForce berkapasitas 16GB sudah mengalami kenaikan sekitar 10% hingga 15% dibanding beberapa minggu lalu. Varian dengan VRAM lebih kecil juga ikut naik, meski persentasenya tidak sebesar model 16GB.
Bahkan, beberapa produsen AIB memberi peringatan bahwa ini baru permulaan. Ke depannya, harga retail VGA berpotensi melonjak hingga 40% lebih mahal.
Bagaimana dengan AMD Radeon? Meski belum ada kepastian nasib lini Radeon di pasaran, posisi AMD dipastikan sama persis dengan Nvidia. Karena keduanya sama-sama terpukul oleh naiknya biaya komponen memori GDDR, kecil kemungkinan harga Radeon bakal tetap stabil di pasaran.
Jika harga modal dari distributor sudah naik, kenapa harga di pasaran saat ini belum melonjak drastis?
- Stok Lama Masih Ada: Sebagian besar stok VGA yang dijual toko-toko saat ini adalah barang yang dibeli beberapa bulan lalu dengan harga modal lama.
- Penjualan yang Melambat: Karena harga VGA sebelumnya sudah tergolong mahal, tingkat penjualan konsumen sempat tertahan. Hal ini bikin stok di rak toko bertahan lebih lama dan menahan lonjakan harga dalam jangka pendek.
Namun, para peritel mengingatkan bahwa begitu stok lama ini habis, stok baru yang masuk akan dipatok dengan harga modal jauh lebih mahal, yang otomatis langsung meledak di tingkat konsumen.
Dilema ini memicu satu pertanyaan penting: haruskah kita checkout VGA sekarang?
- Beli Sekarang JIKA Kebutuhan Mendesak: Kalau kamu bener-bener butuh VGA baru sekarang (misalnya VGA lama rusak total atau buat rakit PC kerjaan utama), membelinya secepat mungkin lebih disarankan sebelum stok lama habis.
- Tahan & Pakai yang Ada: Secara umum, sangat tidak disarankan untuk maksain beli VGA di kondisi pasar seperti ini. Kalau PC kamu masih sanggup menjalankan game/aplikasi harian, bertahanlah pakai VGA lama sampai generasi produk terbaru resmi diluncurkan.
Biarpun nantinya harga memori tetap mahal pas generasi baru rilis, setidaknya uang yang kamu keluarkan di harga tinggi tersebut sepadan dengan performa yang jauh lebih kencang dibanding VGA generasi sekarang.
Badai harga komponen hardware tampaknya masih jauh dari kata usai. Menyikapi kondisi pasar yang terus merangkak naik ini, merawat VGA lama atau menunda upgrade sampai masa peralihan generasi adalah pilihan paling bijak buat kantong kamu



